DEPOK – Bulan suci Ramadan menjadi momentum emas bagi keluarga besar PAUD dan RA Al-Istiqomah untuk menebar kebaikan. Dengan mengusung tema "Mengukir Bahagia di Hati Sesama," sekolah menyelenggarakan kegiatan santunan dan doa bersama yang berlangsung khidmat di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata pengajaran karakter tentang empati dan kepedulian sosial kepada para siswa sejak usia dini.
Rangkaian Acara yang Penuh Kehangatan
Acara dibuka dengan penuh keceriaan oleh para guru dan siswa. Suasana religius semakin kental saat seluruh hadirin larut dalam sesi silaturahmi dan doa bersama. Lantunan doa dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan keluarga besar sekolah, serta rasa syukur atas kesempatan menjalankan ibadah di bulan suci.
Momen yang paling dinantikan adalah saat penyerahan bingkisan. Dengan senyum merekah, pihak sekolah menyalurkan amanah bantuan kepada:
30 Anak Yatim yang berada di lingkungan sekitar sekolah.
1 Guru Ngaji sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menyebarkan ilmu agama.
3 Marbut Masjid sebagai tanda terima kasih atas ketulusan mereka menjaga rumah ibadah.
Buah dari Infaq dan Ketulusan Orang Tua
Hal yang paling membanggakan adalah sumber pendanaan kegiatan ini. Seluruh bingkisan dan santunan yang diberikan berasal dari:
Infaq Mingguan: Infaq sukarela siswa-siswi PAUD dan RA Al-Istiqomah yang dikumpulkan setiap pekan.
Infaq Tambahan: Partisipasi tulus dari para orang tua/wali murid yang turut menyisihkan rezeki demi menyukseskan acara ini.
"Kami sangat terharu melihat semangat anak-anak saat menyisihkan uang sakunya untuk infaq mingguan. Ini adalah pelajaran berharga bahwa sekecil apa pun yang kita beri, jika dilakukan bersama-sama, akan mampu mengukir kebahagiaan yang besar di hati orang lain."
Menanamkan Benih Kebaikan Sejak Dini
Melalui kegiatan ini, PAUD dan RA Al-Istiqomah berharap para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang dermawan dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Mengajarkan anak untuk berbagi di bulan Ramadan adalah investasi spiritual yang akan terus membekas dalam ingatan mereka.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Sesuai dengan temanya, hari itu diakhiri dengan senyum yang terukir indah, baik di wajah pemberi maupun penerima manfaat.
Ramadan Karim, Mari Terus Menebar Manfaat!
22 Ramadhan 1447 H